Lampung Tengah Siapkan Sekolah Rakyat Tahap III, Perluas Akses Pendidikan bagi Keluarga Kurang Mampu

Lampung Tengah – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terus memperkuat komitmen menghadirkan akses pendidikan yang adil, berkualitas, dan merata bagi seluruh masyarakat. Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III di Kabupaten Lampung Tengah.

Persiapan pembangunan tersebut dibahas dalam rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat PKH Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (4/8/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Lampung Tengah, Dr. Candra Puasati, S.Pd., M.Pd., dan dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah terkait, Camat Anak Tuha, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah membahas berbagai perkembangan usulan pembangunan Sekolah Rakyat, mulai dari kelengkapan dokumen perencanaan, kesiapan lokasi, hingga koordinasi lintas sektor yang diperlukan untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai ketentuan.

Sekolah Rakyat direncanakan dibangun di Kampung Negara Bumi Ilir, Kecamatan Anak Tuha, sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas pemerataan layanan pendidikan, terutama bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Program tersebut diharapkan tidak sekadar menghadirkan sarana pendidikan baru, tetapi menjadi jalan bagi anak-anak dari keluarga rentan untuk memperoleh kesempatan belajar yang lebih baik tanpa terbebani keterbatasan ekonomi.

Melalui Sekolah Rakyat, pemerintah ingin memastikan bahwa kondisi sosial dan ekonomi keluarga tidak menjadi penghalang bagi anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Lebih jauh, kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan memberikan dampak sosial yang lebih luas. Pendidikan yang berkualitas dinilai menjadi salah satu instrumen penting untuk menekan angka putus sekolah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus membuka peluang mobilitas sosial bagi keluarga miskin.

Dengan demikian, pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya berbicara mengenai pembangunan gedung sekolah, tetapi juga merupakan bagian dari investasi sosial jangka panjang untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Lampung Tengah, Dr. Candra Puasati, menegaskan pentingnya sinergi seluruh perangkat daerah dalam mempersiapkan setiap tahapan pembangunan secara matang.

Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar proses pembangunan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ia berharap seluruh pihak dapat mengambil peran sesuai tugas dan kewenangannya sehingga rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kampung Negara Bumi Ilir dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah optimistis keberadaan Sekolah Rakyat nantinya mampu menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat pemerataan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Sekolah Rakyat diharapkan bukan hanya menjadi tempat anak-anak belajar, tetapi menjadi ruang untuk membangun harapan, mengembangkan potensi, dan membuka jalan menuju kehidupan yang lebih baik.

Dengan kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, perangkat daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, Lampung Tengah terus meneguhkan pendidikan sebagai investasi strategis untuk melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus mempercepat terwujudnya masyarakat yang semakin maju dan sejahtera. (Red/Adv)