Penutupan Hari Jadi Ke-80, Plt. Bupati Lampung Tengah Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong dan Kolaborasi

Lampung Tengah – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, menghadiri acara Penutupan Hari Jadi Ke-80 Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Transad Poncowati, Kecamatan Terbanggi Besar, Senin (15/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Tengah Welly Adiwantra, Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Tengah Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lampung Tengah Dwi Evayati Welly Adiwantra, unsur Forkopimda, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, kepala perangkat daerah, kepala bagian, camat se-Kabupaten Lampung Tengah, pimpinan perusahaan dan perbankan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta tamu undangan lainnya.

Penutupan berlangsung meriah dan penuh kebersamaan sebagai puncak rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-80 Kabupaten Lampung Tengah. Berbagai kegiatan sebelumnya telah digelar dalam bidang pemerintahan, sosial, budaya, olahraga, pendidikan, hingga ekonomi kerakyatan.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh masyarakat, panitia penyelenggara, Forkopimda, instansi pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, relawan, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan rangkaian Hari Jadi Ke-80 Kabupaten Lampung Tengah.

Menurutnya, peringatan Hari Jadi Ke-80 bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang Kabupaten Lampung Tengah selama delapan dekade. Berbagai capaian yang telah diraih merupakan hasil kerja keras, pengorbanan, dan dedikasi para pendahulu serta seluruh elemen masyarakat.

“Delapan puluh tahun perjalanan Kabupaten Lampung Tengah telah diwarnai berbagai dinamika, tantangan, dan keberhasilan. Karena itu, momentum hari jadi ini harus kita jadikan refleksi untuk melanjutkan perjuangan dan pembangunan dengan semangat kebersamaan,” ujar I Komang Koheri.

Ia menambahkan, berbagai kegiatan dalam rangkaian Hari Jadi Ke-80 tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mengandung nilai kebersamaan, pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi kerakyatan, pembangunan karakter generasi muda, serta peningkatan kualitas kehidupan sosial.

Lebih lanjut, Komang Koheri menegaskan bahwa semangat yang terbangun selama peringatan Hari Jadi Ke-80 tidak boleh berhenti setelah rangkaian acara berakhir. Semangat tersebut harus menjadi energi bersama untuk memperkuat persatuan dan kesatuan, meningkatkan gotong royong, serta memperkokoh komitmen membangun Lampung Tengah yang semakin maju, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.

Menurutnya, memasuki usia ke-80 tahun, Kabupaten Lampung Tengah patut bersyukur atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih. Namun, masih terdapat berbagai tantangan yang membutuhkan kerja bersama seluruh komponen masyarakat.

“Pembangunan tidak mungkin dilakukan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar pembangunan dapat berjalan inklusif, berkelanjutan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Plt. Bupati mengajak seluruh masyarakat Lampung Tengah untuk menjaga stabilitas daerah, memperkuat rasa memiliki terhadap daerah, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan.

Ia optimistis, dengan persatuan, kerja keras, gotong royong, dan doa, Kabupaten Lampung Tengah dapat terus berkembang menjadi daerah yang semakin maju sekaligus menjadi kebanggaan seluruh masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, I Komang Koheri mengajak seluruh masyarakat untuk mengenang jasa para pendiri, tokoh perjuangan, dan seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Lampung Tengah.

“Semoga seluruh pengabdian para pendahulu dan semua pihak yang telah berjuang membangun Lampung Tengah menjadi amal kebaikan dan memberikan manfaat bagi generasi penerus,” pungkasnya.

Melalui peringatan Hari Jadi Ke-80 Kabupaten Lampung Tengah, semangat kebersamaan, gotong royong, persatuan, dan kolaborasi diharapkan terus menjadi modal utama dalam melanjutkan pembangunan menuju Lampung Tengah yang unggul, adil, sejahtera, dan berdaya saing di masa depan. (Red/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *